Diadaptasi dari novelnya Stephen King.Tahun 2008 lagi2x dibuka dengan film bagus. Dan uniknya, lagi2x film bagus tersebut bertemakan monster dan fiksional (selain Cloverfield). Yep, fiksional. Namanya juga film dari Stephen King. Udah nonton The Green Mile? Shawshanks Redemption? Nah, film ini yang kaya gitchu deyyyhhh. Dengan moral religius yang sangat dalem, tapi disisi lain juga tragis dan menyedihkan dan banyak disisipkan hal2x berbau fiksi. Ahhhhh bingung gimana jelasinnya! Nonton film2x Stephen King aja gih sono biar ngerti... hihihi.
Gue nonton ini bedua
chiza (yang ngegosip gua cium luh!). Dan sepanjang film, gue dan chiza cuma bisa tereak2x karena banyaknya adegan mengejutkan (dalam konteks film horor yg berarti mengagetkan), dan adegan disturbing lainnya. Ternyata bioskop Singapore ga ada penyensoran, sedangkan gue ngeliat darah aja udah kaga kuat. Film ini masih relatif lebih "halus" dibanding Rambo 4 sih. Tapi tetep aja sadis. Dan nilai minus lainnya, adalah alur cerita yang cenderung lambat. Walaupun ngga selambat Sweeney Todd sih.
Aktingnya luar biasa. Endingnya sangat tidak disangka. Dua elemen krusial tersebut, sudah cukup bagi saya untuk menganugerahkan 4 bintang untuk film ini. Bagi pecinta horror, this movie is fully recommended.
It's worth my S$9 !!PS: Berkat nonton ini gue dapet gelas dan notebook Cloverfield dooooooonk! Original dan not-for-sale looooh hihihihihi.